Gambaran Tingkat Stres Kerja Perawat di Rumah Sakit X
DOI:
https://doi.org/10.37362/jkph.v11i1.892Keywords:
Stres Kerja, Perawat, Rumah SakitAbstract
Stres kerja merupakan salah satu permasalahan psikososial yang sering dialami oleh perawat sebagai akibat dari tuntutan pekerjaan, beban kerja yang tinggi, serta tanggung jawab profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Kondisi stres kerja yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap kinerja perawat, kesehatan fisik dan mental, serta mutu pelayanan keperawatan yang diberikan. Oleh karena itu, identifikasi tingkat stres kerja perawat menjadi hal penting sebagai dasar perencanaan upaya pencegahan dan pengelolaan stres di lingkungan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat stres kerja perawat di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit X sebanyak 143 orang. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 58 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner stres kerja perawat, kemudian dianalisis secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi, persentase, nilai mean, dan standar deviasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar perawat mengalami stres kerja ringan, yaitu sebanyak 56 responden (96,6%), dengan nilai rata-rata skor stres sebesar 79,1 ± 0,609. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat stres kerja perawat berada pada kategori rendah dan relatif homogen. Tidak ditemukan responden dengan tingkat stres berat. Kesimpulannya, tingkat stres kerja perawat di Rumah Sakit X berada pada kategori ringan, sehingga perlu dilakukan upaya berkelanjutan untuk mempertahankan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung kesejahteraan perawat.