Kepatuhan Perawat dalam Melakukan Triage di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit X
DOI:
https://doi.org/10.37362/jkph.v11i1.891Keywords:
Kepatuhan Perawat, Triase, Instalasi Gawat DaruratAbstract
Pelayanan triase di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan tahap penting dalam menentukan prioritas penanganan pasien sesuai tingkat kegawatdaruratan. Kepatuhan perawat dalam melaksanakan triase sangat berpengaruh terhadap keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketidaksesuaian penerapan metode triase. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepatuhan perawat dalam melakukan triase di IGD Rumah akit X. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, yaitu pengumpulan data dilakukan pada satu waktu untuk mengetahui tingkat kepatuhan perawat. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bertugas di IGD, dengan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi kepatuhan triase berdasarkan standar yang berlaku. Data dianalisis secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi, persentase, nilai rata-rata, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki tingkat kepatuhan kurang, yaitu 17 orang (56,7%), sedangkan 13 perawat (43,3%) memiliki kepatuhan baik. Nilai rata-rata kepatuhan perawat adalah 1,65 dengan standar deviasi 0,505. Kesimpulannya, kepatuhan perawat dalam melakukan triase di di IGD Rumah akit X masih didominasi kategori kurang. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan melalui pelatihan dan penyegaran berkala untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan pelayanan di IGD.